Hallo Sobat!
Namaku Benny, 21 tahun, Seorang
mahasiswa Arsitektur. Aku telah melihat banyak perubahan di sosmed dan di
kehidupan nyata. Aku juga mendengar cerita dari kebanyakan orang. Aku juga
tidak berani memberitahu masalahku. Tapi sekarang aku merasa ingin membaginya
pada semua orang.
Ketika aku berumur 15 tahun, aku
menyukai seorang gadis. Dan dia adalah orang pertama yang aku suka. Lalu aku
mengungkapkan isi hatiku kepadanya, dia berkata bahwa dia hanya ingin berteman
denganku. Lalu aku memutuskan untuk melupakan kejadian itu dipikiranku. Setelah
lulus SMP, aku meneruskan ke SMK. Disana tidak ada seorang temanpun dari
sekolah lamaku. Disaat itu juga, aku jatuh cinta lagi. Tetapi aku tidak tau
cinta mana yang harus aku miliki.. Cinta mana yang aku inginkan. Aku harus
bertanya apa cinta yang tepat untukku? Apakah ini yang disebut dengan
kebingungan orientasi seksual? Dulu aku menyukasi seorang gadis ketika aku SMP.
Dan ketika aku SMK, aku berhenti untuk memikirkannya. Sekarang aku merasa
nyaman dengan teman sebangkuku, orang yang sangat baik, tapi dia laki-laki namanya “Ferdi”. Dan
sekarang aku mempunyai teman yang dekat yang mengerti aku. Kita selalu bersama,
aku merasa nyaman ketika bersamanya. Setelah lulus SMK perlahan dia menghilang
dari kehidupanku. Sebenarnya itu adalah keinginanku untuk menghilang dari
kehidupan dia. Aku tidak ingin menyakiti siapapun karena keraguanku.
Setahun
telah berlalu, aku mengetahui bahwa Ferdi telah bekerja dan aku melanjutkan
sekolah menjadi mahasiswa Arsitektur. Semua kehidupanku hanya tentang belajar
dan keluarga. Bukankah aku sudah memberi taumu tentang keluargaku? Ayahku telah
meninggal, beliau adalah seorang Arsitek Lingkungan. Sekarang Ibuku seorang
single parent, beliau seorang pensiunan keperawatan. Aku mempunyai seorang
kakak, namanya Alvin. Dia hanya pria normal yang memiliki tubuh altetis dan
tidak terkenal seperti adiknya (HAHAHA). Dan inilah keluargaku. Tidak ada yang
bisa diandalkan. Jadi saya selalu mengandalkan laptop dan smartphone untuk
mencari orang yang bisa diajak mengobrol. Karena aku tidak tau aku ingin
mengobrol dengan siapa jadi aku mendownload sebuah aplikasi “Badoo” untuk
bertemu dengan seseorang yang benar-benar bisa diajak mengobrol.
Ketika
dosen memberikan tugas kelompok (2orang). Aku lebih memilih melakukannya
sendiri daripada harus sekelompok dengan orang yang tidak aku kenal. Karena aku
memiliki pola piker yang berbeda dari orang lain sejak aku lahir. Aku lebih
baik sendiri.. Tidur sendiri.. Makan sendiri.. dan nongkrongpun sendiri.. Meskipun
jauh lebih lelah dan kesepian, tapi bagusnya adalah tidak seorang pun yang
menyinggungku. Aku tidak butuh komentar apapun atau siapapun untuk
menggangguku.
Pada
suatu hari, ada seorang pria ingin memdekatiku bahkan menginginkanku (dari
aplikasi Badoo). Aku bilang, tunggu dulu mengapa terburu-buru? Apakah kamu
melakukan semuanya dengan terburu-buru? Dia menjawab aku seorang mahasiswa
kedokteran jadi waktu sangat berharga bagiku, namanya Anton. Dia seorang pria
yang spesiesnya sama sepertiku (xixixi). Setelah satu bulan melalui masa
pendekatan, akhirnya kita jadian (aneh yaa wkwkw). Tidak sampai seminggu
berpacaran, Anton bilang “Ben, aku gak suka kamu dekat-dekat cowok lain!”.
Akhirnya kita putus dan tidak ada kabar satu sama lain.
Sebagai
obat penyembuh setelah putus, biasanya aku buka instagram buat cuci mata (lol)
dan aku melihat foto temanku yang berpose dengan seorang “JALANG” yang
membuatku kepo. Akhirnya aku stalking instagramnya dan ternyata aku menemukan
foto pria imut yang sangat aku inginkan yang sedang berpose dengan “JALANG”
ini. Aku sih cuek dengan “JALANG” ini yang penting aku menemukan target pacarku
selanjutnya (HAHA). Akhirnya aku follow pria imut ini, namanya Rio. Dia baik,
ramah kepada orang yang tidak dikenalinya (Ya aku wkwkw), sayangnya buncittt…
tapi tak apalah yang penting dia mau sama aku (maksudnya mau berteman HAHA).
Pedekate-pedekate akhirnya kita jadian, tapi sayangnya tidak sampai 2 hari aku
memutuskan untuk putus, karena aku baru tau kalau teman-teman Rio ada yang
kenal dengan aku. Dan bahayanya Rio sudah terkenal Raja Maho jadi
teman-temannya gak kaget kalo dia punya pacar cowok (duhh salah macarin orang
T_T). Tapi kita tetep temenan dan diapun mengerti keadaanku yang masih belum
siap untuk terbuka (Yakali).
Sudah
lama tidak menggunakan aplikasi “Badoo” akhirnya aku menggunakannya lagi untuk
mencari dan mencari seorang yang bisa diajak untuk mengobrol bahkan hidup
bersama (LOL). Akhirnya aku mendapat pesan dan saat ini aku lagi dekat dengan
mahasiswa Ilkom semester 2, namanya Hansen. Dia imut, tapi kelihatannya dia
orang yang sangat sibuk. Kita berbicara sehari sekali dalam satu waktu saja.
Sangat membosankan.. L
Bersambung..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar